Prof. Abdul Hamid Resmi Pimpin Bumi Sriwijaya Jatim Periode 2026-2031

0

Surabaya, LNM – Prof. Abdul Hamid resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Bumi Sriwijaya Jawa Timur periode 2026-2031. Pengukuhan dilakukan secara aklamasi dalam Silaturahmi Akbar yang digelar Minggu, 26 April 2026 di Rumah Gadang (Gebu Minang), Surabaya.

Prof. Abdul Hamid dikenal sebagai mantan Asisten 3 Gubernur, Pj Bupati, akademisi, sekaligus tokoh masyarakat Palembang yang memiliki rekam jejak di birokrasi dan sosial. Pengukuhan disaksikan ratusan warga asal Sumatera Selatan dan keluarga besar Sriwijaya di Jawa Timur.

Turut hadir dalam acara tersebut:

1. Keluarga Besar Kesultanan Mahmud Badarudin

2. Keluarga Besar Abdul Chalik (Pangeran Liting)

3. Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak

4. Bakesbangpol Jatim diwakili Dian

5. Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jatim

6. Keluarga Besar Dokter Aminudin

7. Keluarga Besar Muba

8. Keluarga Besar Sehase

9. Keluarga Besar IKAS

10. Keluarga Besar Empat Lawang

11. PWPSS – Perkumpulan Wanita Palembang Sumatera Selatan.

 

Foto:ketua umum bumi sriwijaya bersama wakil gubernur jatim (JT2) Emil Dardak./LNM-jo

 

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak turut hadir dalam acara dan memberi sambut singkat untuk Bumi Sriwijaya, “Panjenengan di Jatim ini 1000% warga Jawa Timur, tapi persaudaraan Sumatera Selatan jangan sampai hilang.” Tegas Emil Dardak.

Silaturahmi akbar berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan nuansa kental budaya Palembang. Acara dibuka dengan pantun khas, “Walau kito di rantau Jatim harus banyak maju bergerak, Raso Bumi Sriwijaya tetap lekat, dak pernah retak”, yang mengundang rasa haru dan rindu kampung halaman. Acara ditutup khidmat dengan pantun penutup, “Amanah dipikul dengan sepenuh hati, Bumi Sriwijaya kite bangun bersama, maju dan tak terganti.”

Dalam sambutannya, Prof. Abdul Hamid menegaskan pertemuan ini bukan sekadar reuni, melainkan momentum strategis untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus membangkitkan kembali semangat kejayaan Sriwijaya di tanah rantau. Menurutnya, Bumi Sriwijaya adalah simbol kejayaan peradaban besar Nusantara yang pernah menguasai jalur perdagangan dunia dan menjadi pusat ilmu pengetahuan. Nilai-nilai dari tepian Sungai Musi itu harus dihidupkan kembali sebagai kekuatan kolektif masyarakat masa kini. Silaturahmi akbar ini membuktikan semangat Sriwijaya tidak pernah padam di perantauan.

Sebagai Ketua Umum baru, Prof. Hamid menyampaikan tiga komitmen utama:

1. Memperkuat solidaritas antaranggota

2. Membangun jejaring ekonomi dan sosial

3. Menjadikan Bumi Sriwijaya sebagai organisasi yang berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Mari kita satukan langkah, menjaga kebersamaan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi sesama,” tegasnya.

Selain itu, Entis selaku Ketua panitia acara menyampaikan rasa syukur kepada semua pihak yang telah hadir pada acara Bumi Sriwijaya kali ini. ” Alhamdullilah, acara berjalan lancar dan semua tamu undangan antusias. Semoga silaturahmi ini dapat berlanjut.” Tutup Entis. (jo)

Leave A Reply

Your email address will not be published.