Perkuat Ideologi, 308 Kader Pemuda Pancasila se-Jatim Digembleng di Trawas
MOJOKERTO, LNM – Sebanyak 308 kader Pemuda Pancasila se-Jawa Timur digembleng dalam Diklat Pratama di Mentari Camp Trawas. Wakil Ketua MPW Jawa Timur H.M. Rizal mengingatkan sejarah perjuangan Jenderal Besar A.H. Nasution dalam menjaga ideologi Pancasila.
Diklat Pratama yang digelar MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya ini berlangsung tiga hari, 23-25 Oktober 2026. Kegiatan mengusung tema “Meneguhkan Ideologi Pancasila, Membangun Jiwa Korsa, Mewujudkan Kader yang Disiplin dan Berintegritas”. Pembukaan dihadiri jajaran MPW Jatim, MPC se-Jatim, dan Badan Pelaksana Kaderisasi (BPK).
Dalam sambutannya, H.M. Rizal menegaskan Pemuda Pancasila bukan sekadar organisasi atribut, melainkan organisasi sejarah penjaga ideologi bangsa. “Pendiri Pemuda Pancasila adalah sosok besar yang menjunjung tinggi ideologi Pancasila. Jenderal Besar A.H. Nasution mendirikan Pemuda Pancasila karena ideologi Pancasila hampir tergeser maknanya,” ujarnya.
Ia menekankan diklat bukan seremonial untuk mendapatkan sertifikat. Diklat adalah proses pembentukan karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan integritas kader. Tantangan ormas saat ini semakin kompleks, sehingga butuh kader yang matang berpikir, cakap berorganisasi, dan peka terhadap masalah masyarakat.
Berdasarkan data panitia, 308 peserta berasal dari 12 daerah di Jawa Timur, meliputi Surabaya, Mojokerto, Malang, Jember, Tulungagung, Pasuruan, Probolinggo, Tuban, Sidoarjo, dan Batu. Peserta terdiri dari tingkat MPC, PAC, hingga Ranting, yang menjadi momentum memperkuat komunikasi lintas daerah.
Selama tiga hari, peserta menerima materi sejarah organisasi, ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan penguatan jiwa korsa. MPC Surabaya berharap diklat ini melahirkan kader yang disiplin, berintegritas, dan mengamalkan Pancasila bukan hanya hafalan atau slogan, melainkan melalui tindakan nyata untuk menjaga NKRI. (jo/red)
