Bangga Berbatik, Dafam Pacific Caesar Surabaya Sulap Linen Jadi Batik

Compress_20261009_193410_0770

SURABAYA, LNM – Rayakan Hari Batik Nasional dengan konsep keberlanjutan. Dafam Pacific Caesar Surabaya menggelar Festival “Bangga Berbatik” dengan mendaur ulang kain linen bekas operasional hotel menjadi kain batik bernilai seni tinggi.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen hotel terhadap pelestarian budaya dan lingkungan.

“Melalui peringatan Hari Batik Nasional ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai, melestarikan, serta bangga mengenakan batik sebagai identitas bangsa,” ujar General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, Muhamad Muamar Khadafi.

*Semarak Dresscode Batik dan Doorprize Menarik*

Seluruh tamu dan peserta diajak tampil menawan dengan dresscode baju batik terbaik. Suasana semakin semarak dengan agenda membatik bersama sebagai wadah silaturahmi dan apresiasi budaya.

“Acara ini menjadi wujud apresiasi kami terhadap kekayaan seni budaya Indonesia, sekaligus bentuk pelayanan istimewa dalam menghadirkan pengalaman berkesan bagi tamu dan staf,” tambah Marketing Communication Dafam Pacific Caesar Surabaya, Maria Ristiany.

Para pengunjung berkesempatan memenangkan doorprize voucher F&B di Dafam Pacific Caesar Surabaya serta goodie bag eksklusif dari sponsor. Kegiatan ini didukung penuh oleh ISIK, IM3, dan Cheers.

“Kami berharap kemeriahan Festival ‘Bangga Berbatik’ ini dapat mempererat kebersamaan masyarakat serta membangkitkan semangat cinta karya anak bangsa,” ungkap perwakilan ISIK (Ibu Semangat Indonesia Kuat), Arindra Halim.

*Warisan Budaya UNESCO*

Batik merupakan warisan budaya takbenda asli Indonesia yang diakui UNESCO sejak 2 Oktober 2009. Kata batik berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”.

Seni ini berkembang sejak abad ke-17 di Pulau Jawa. Melalui teknik rintang warna menggunakan malam dan canting, batik kini menjadi simbol kebanggaan nasional dari pakaian bangsawan keraton hingga dikenakan seluruh lapisan masyarakat. (jo)

About The Author