Masyarakat Peduli NKRI Mendukung Pengesahan UU TNI Demi Kebutuhan Bangsa
Surabaya, LNM – Sebagai rakyat yang demokrasi, ada kelompok pemuda yang menamakan diri sebagai Masyarakat Peduli NKRI (MPN) menggelar aksi di depan kantor DPRD Kota Surabaya, Jumat (28/3) sore. Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan dukungan terhadap Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang menurut mereka tidak mengandung unsur yang berbahaya bagi bangsa.
Menurut koordinator lapangan (korlap) aksi, Nurcahyo, UU TNI justru perlu dimutakhirkan agar sesuai dengan tantangan masa depan yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa masyarakat, khususnya warga Surabaya, perlu memahami isi UU TNI secara lebih mendalam karena setiap butirnya relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini.
“Seperti dalam bidang siber, misalnya. Keterlibatan TNI dalam pengawasan dunia siber sangat diperlukan karena ke depan, pertarungan geopolitik akan banyak terjadi di ranah ini,” ujar Nurcahyo.
Saat ditanya apakah UU TNI berbahaya, seluruh peserta aksi dengan tegas menjawab, “Tidak berbahaya sama sekali.” Mereka meyakini bahwa pemahaman ini penting untuk diketahui oleh seluruh elemen masyarakat.
Nurcahyo juga menambahkan bahwa Indonesia saat ini membutuhkan pembaruan dalam regulasi demi menghadapi berbagai tantangan yang ada.
“Saya sangat setuju dengan adanya UU ini karena sudah sesuai dengan kebutuhan bangsa. Saya yakin, aturan ini akan membantu banyak hal, termasuk dalam pemberantasan premanisme dan pihak-pihak yang ingin merusak stabilitas negara,” pungkasnya.
Aksi ini berlangsung damai tanpa ada gangguan atau insiden berarti. Para peserta berharap pemerintah dan DPR dapat segera menyempurnakan UU TNI agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. (red)